Minggu, 18 Januari 2015

Pulau Sempu



Wisata pulau sempu di Malang adalah salah satu objek wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Pulau Sempu memiliki daya tarik utama nan memikat, yakni Laguna Segara Anakan, sebuah pantai di dalam pulau dengan hamparan pasir putih dan memiliki luas 4 ha. Air di laguna ini adalah air laut yang dipisahkan oleh bebatuan karang.

Kawasan wisata Pulau Sempu secara dominan ditumbuhi oleh pepohonan tropis seluas 877 ha, ini adalah sebuah cagar alam yang langsung dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA) dan Departemen Kehutanan Indonesia.

Dengan menikmati wisata di Pulau Sempu, Anda akan mendapatkan pengalaman petualangan yang berkesan di hati. Mengunjungi laguna di Pulau Sempu, lalu membentangkan kemah untuk bermalam di tepi laguna tersebut akan menghadirkan suasana intim di tengah hutan tropis yang lebat. Berenang di air laguna yang tenang serta bermain-main di tepiannya adalah kegiatan menarik yang tak terlewatkan.

Lokasi Pulau Sempu sendiri berada di Pantai (Tempat Pelelangan Ikan) Sendang Biru Kabupaten Malang (Malang Selatan), Propinsi Jawa Timur. Untuk mencapai Pulau ini dari kota Malang anda disarankan membawa kendaraan pribadi roda empat.Jarak dari kota Malang menuju Pulau Sempu sendiri sekitar 69 km. Saat anda sampai di Pantai Sendang Biru, anda harus menyewa perahu boat yang berbiaya sekitar 150 ribu untuk mencapai Pulau Sempu. Jangan lupa, nanti Ibu penjaga perahu akan memberikan nomor hpnya untuk anda hubungi ketika anda bermaksud hendak pulang, dan minta dijemput di tepi Pantai Pulau Sempu.

Ketika anda berada di pulau Sempu maka kedamaian akan dirasakan karena suasana yang dirasakan dengan melihat permainan ombak yang tenang dan hembusan angin yang sejuk membuat Anda seperti merasa tinggal di surga hingga pikiran dan tubuh enggan untuk pergi dari Segara Anakan yang merupakan telaga di Pulau Sempu.Danau Segara Anakan telah terbentuk sejak berjuta-juta tahun lalu dan merupakan kawasan cagar alam yang dilindungi oleh Pemerintah Kota Malang. Dikelilingi bukit-bukit karang yang menjulang tinggi, membuat ombak laut selatan yang ganas tidak dapat masuk ke dalam Segara Anakan.

 


Air laut yang mengisi telaga masuk melalui lubang yang secara konstan selalu menembus Segara Anakan. Percikan deburan ombak yang masuk melalui lubang memberikan pemandangan yang mungkin jarang Anda jumpai sebelumnya.

Ombak yang tenang memberikan suasana yang tentram di telaga Segara Anakan. Belum lagi kemunculan Kera Putih dan Lutung Jawa yang sering berkeliaran disekitar area ini, membuat jalan-jalan ke telaga Segara Anakan di Pulau Sempu terasa begitu menyenangkan. Selain menikmati keindahan Pulau Sempu dan Segera Anakan, Anda juga bisa melakukan kegiatan snorkeling. Menyelam di pulau ini serasa menikmati keindahan surga alam Indonesia di pulau pribadi.

Kelestaraian alam di Pulau Sempu dan telaga Segara Anakan yang jauh dari peradaban ini, seperti dapat menjernihkan pikiran dan tubuh yang penat dengan rutinitas sehari-hari. Pulau Sempu beserta telaga Segara Anakan merupakan salah satu bukti bahwa Indonesia kaya akan keindahan alam yang tidak ada habis-habisnya untuk kita kagumi.

Kamis, 15 Januari 2015

Toegoe Pahlawan Soerabaja

Tugu Pahlawan Surabaya adalah salah satu bangunan yang memiliki nilai sejarah di Kota Surabaya. Monumen Tugu pahlawan sendiri pertama kali dibangun dengan tujuan untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan Kota Surabaya atau yang sering disebut dengan "Arek-arek Suroboyo" dalam melawan Pasukan Belanda dan Sekutu yang pada waktu itu ingin menjajah Indonesia lagi yang mana peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 10 November 1945, dan pemerintah menetapkan bahwa pada tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. Monumen ini kini telah menjadi pusat perhatian saat tanggal 10 November dimana rakyat Indonesia pada saat itu memperingati hari Pahlawan.

Tugu Pahlawan Surabaya mempunyai bentuk lancip keatas dan kalau dilihat mirip paku yang berbentuk terbalik, bentuk dari monumen ini mempunyai makna tersendiri. Tubuh bangunan berbentuk lengkungan sejumlah 10 lengkungan dan mempunyai ruas 11 buah. Ini melambangkan tanggal 10 November 1945. Pada hari Minggu pagi disekitaran Tugu Pahlawan Surabaya banyak pedagang makanan, baju, aksesoris, pernak-pernik, dan sebagainya.
 
Tugu Pahlawan terletak persis di depan Kantor Gubernur Jawa Timur. Monumen tugu pahlawan dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektar, yang merupakan bekas Kantor Raad Van Justititie atau Gedung Pengadilan Tinggi pada masa penjajahan Belanda.

Presiden Pertama RI yaitu Ir. Soekarno, didampingi Walikota Surabaya Doel Arnowo, melakukan peletakan batu pertama pada tanggal 10 Nopember 1951 dan setahun kemudian Monumen Tugu Pahlawan diresmikan oleh Presiden, didampingi Walikota Surabaya, R Moestadjab Soemowidigo.

Pintu gerbang menuju area Monumen Tugu Pahlawan dibangun Candi Bentar. Memasuki areal Monumen Tugu Pahlawan mulai tempat parkir hingga pintu masuk Monumen, kita bisa melihat delapan relief yang menggambarkan perkembangan kota Surabaya pada jaman dahulu hingga saat ini. Museum yang dibangun pada tahun 200 ini dibangun untuk mendukung keberadaan Tugu Pahlawan sebagai monumen bersejarah. Didalamnya tersimpan koleksi-koleksi sejarah, seperti peta-peta yang menggambarkan invasi tentara Tar-Tar ke Hujung Galuh dan ada juga berbagai jenis senjata yang digunakan pada Pertempuran 10 Nopember 1945.



Museum ini juga menyimpan beberapa peninggalan milik Bung Tomo dan bendera laskar pejuang ketika pertempuran bersejarah itu terjadi. Selain itu disediakan ruang Auditorium Visual untuk menyaksikan film dokumenter tentang Pertempuran 10 Nopember 1945 yang berdurasi 25 menit. Dalam satu hari, pemutaran film dilakukan sebanyak enam kali yang disertai dengan peta maket Surabaya pada tahun 1945, lengkap dengan system pencahayaan dan detector asap.

Rabu, 14 Januari 2015

Ranu Kumbolo - Surganya Mahameru


Ranu Kumbolo adalah sebuah danau air tawar yang letaknya ada didalam naungan pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur yang terletak di Pegunungan Tengger, di kaki Gunung Semeru. Danau ini mempunyai luas area sekitar 15 hektar.

Bagi para pecinta alam dan backpacker, Ranu Kumbolo adalah tempat yang tidak asing lagi. Karena danau ini merupakan tempat transit bagi mereka yang akan melanjutkan perjalanan untuk mendaki puncak Mahameru di Gunung Semeru yang merupakan puncak tertinggi di pulau Jawa.



Dengan debit air yang tidak pernah kurang, ranu kumbolo senantiasa mendapat perhatian dari para pendaki untuk mendirikan tenda / camping di tempat ini.

Ada keunikan tersendiri dibalik indahnya ranu kumbolo, yaitu ketika matahari mulai terbit  di antara dua buah bukit hijau yang muncul perlahan dan membuat perhatian mata kita tidak bisa menolak untuk menikmatinya.

Belum lagi suasana danau ketika kabut mulai turun di waktu sore hari dipadu dengan air danau sungguh pemandangan yang tak bisa terucapkan. Disaat malam tiba kita akan disuguhkan  gugusan bintang dari galaksi Bima Sakti yang belum tentu bisa kita lihat pada waktu kita berada di kota-kota besar karena silaunya cahaya lampu kota yang begitu terang.



Di sebelahnya terdapat sebuah bukit yang diberi nama "bukit Cinta" yang konon jika kita mendaki  ke bukit ini dengan membayangkan orang yang kita cintai dengan tanpa menoleh kebelakang maka kita akan bahagia bersamanya. ranu kumbolo surga dibalik gunung Semeru

Namun semakin tinggi kita mendaki maka semakin hebat pula godaannya. Karena semakin tinggi, maka pemandangan Ranu Kumbolo dari bukit akan terlihat semakin indah.

Di danau ini juga terdapat prasasti dari peninggalan kerajaan Majapahit dan juga terdapat tugu peringatan bagi mereka yang meninggal pada waktu pendakian ke puncak Mahameru.

Senin, 12 Januari 2015

Taman Nasional Baluran - Afrikanya Indonesia


Taman Nasional Baluran seperti yang sudah banyak diketahui adalah sebuah kawasan konservasi yang mempunyai berbagai macam fauna dan flora dan ekosistem yang mempunyai berbagai macam manfaat seperti manfaat yang yang bersifat tangible (pemanfaatan dalam skala terbatas) ataupun manfaat
yang mempunyai sifat intangible, seperti produk jasa lingkungan, dalam hal ini seperti udara bersih maupun pemandangan alam yang indah. Kedua macam manfaat tersebut bisa ditempatkan pada suatu ruang dan waktu yang sama.sehingga perlu adanya sebuah bentuk kebijakan yang nantinya bisa untuk mengatur pengalokasian sumberdaya dalam kaitannya sebagai pemenuhan kebutuhan penduduk dengan tetap melihat daya dukung lingkungan tersebut dan dari segi aspek sosial ekonomi masyarakat sekitar.

  
Taman Nasional Baluran sendiri mempunyai beberapa obyek wisata alam yang cukup menarik untuk dikunjungi, obyek wisata itu sendiri terdiri dari kombinasi bermacam bentang alam, mulai dari savana, ekosistem laut, pegunungan , hingga keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa. Berbagai
macam daerah di Taman Nasional Baluran yang sampai sekarang masih sering dikunjungi masyarakat dan wisatawan untuk bermacam keperluan, seperti Gua Jepang, Sumur Tua, Curah Tangis, Bekol, Evergreen Forest, Manting, Bama, Kramat, Dermaga, Kajang, Lempuyang, Balanan, Kacip, Talpat, Sejileh, Bilik,
Teluk Air Tawar, Candi Bang, Batu Numpuk, dan Pandean. Adapun wisatawan yang berkunjung
ke Taman Nasional Baluran , meliputi Wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara.
Dari beberapa obyek wisata yang terdapat pada Taman Nasional Baluran , beberapanya telah
dikembangkan menjadi sebuah produk wisata yang menarik untuk dikunjungi, diantaranya
Curah Tangis, Candi Bang, Gua Jepang, Savana Semiang, Visitor Centre, Pantai Bama, Savana Bengkol, dan Evergreen Forest Bekol.
                                                                     
Dan seperti yang sudah banyak diketahui bahwa Taman Nasioal Baluran ini merupakan sebuah destinasi wisata yang cukup berbeda jika dibandingkan dengan obyek wisata yang lain. Bisa dibilang berbeda karena di Taman Nasional Baluran jikalau para pengunjung beruntung maka para pengunjung akan menemukan banyak sekali satwa liar yang memang benar-benar liar berbeda ketika berkunjung di kebun binatang
atau taman safari.


Taman Nasional Baluran sendiri terletak di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo Provinsi Jawa Timur. Batas Wilayah dari Taman Nasional Baluran seblah utara berbatasan langsung dengan Selat Madura, Sebelah timur berbatasan dengan Selat Bali, dan pada posisi tengah dari Taman Nasional Baluran
terdapat Gunung Baluran yang kini statusnya sudah tidak aktif lagi. Dan Gunung Baluran sendiri akan menjadi pemandangan yang cantik pada saat kita melihat padang savana dari kejauhan.

Menurut Kepala Seksi Sarana Distribusi dan Digital Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,
Budi Supriyanto mengatakan bahwa akses akomodasi untuk sampai ke Taman Nasional Baluran ini
bisa dibilang murah dan menariknya lagi jika pengunjung sudah masuk ke dalam Taman Nasional Baluran
maka pengunjung bisa merasakan sensasi seperti di Afrika. Sepanjang perjalan menuju Savana Bekol
maka pengunjung akan banyak menemui pohon jati.


Rabu, 07 Januari 2015

House of Sampoerna - Museum Rokok di Surabaya

House of Sampoerna Terdapat di kawasan "Surabaya lama", gedungnya yang  megah dan bergaya kolonial Belanda ini dibangun pada tahun 1858 dan saat ini telah menjadi situs bersejarah yang tetap dilestarikan oleh pemerintah setempat.

Gedung tersebut sebelumnya dipergunakan sebagai panti asuhan yang pengelolaannya oleh Belanda pada saat jaman penjajahan, kemudian gedung tersebut dibeli pada tahun 1932 oleh Liem Seeng Tee, yang tidak lain adalah pendiri Sampoerna, dengan maksud untuk digunakan sebagai tempat untuk memproduksi rokok pertama Sampoerna. Sekarang , gedung tersebut masih berfungsi dengan baik sebagai tempat produksi
salah satu produk rokok paling bergengsi di Indonesia, yaitu Dji Sam Soe. Pada saat memperingati ulang tahun yang ke-90 Sampoerna di tahun 2003, kompleks utama dari House of Sampoerna tersebut telah susah payah direnovasi dan sekarang telah dibuka untuk umum.

Di ruangan auditorium sentral didalam bangunan ini telah menjadi museum dan di bagian timur dari House of Sampoerna ini telah diubah menjadi sebuah ruangan untuk kafe, kios untuk merchandise dan ruangan untuk galeri seni. Sedangkan, bangunan di sisi barat dari House of Sampoerna tersebut tetap menjadi rumah tinggal bagi keluarga pendirinya.

Museum House of Sampoerna (HOS) tersebut menawarkan berbagai pengalaman yang sungguh unik bagi para pengunjung. Mulai dari cerita tentang kisah dari keluarga pendiri sampai pada melihat dari dekat proses untuk penggulungan rokok yang masih dikerjakan secara manual dalam memproduksi rokok Dji Sam Soe.

Di dalam ruangan museum kafe, para pengunjung bisa membeli berbagai jenis souvenir yang ada kaitannya dengan gedung House of Sampoerna ini, misalnya: Sebuah miniatur perlengkapan tongkat rokok tradisional,
kemeja, cengkeh dan buku.